Jakarta – Kepercayaan publik 82,4 persen dalam survei Litbang Kompas 2026 adalah pencapaian yang patut dirayakan. Tapi Istana Kepresidenan sudah memberikan sinyal jelas: ini bukan saatnya berhenti bergerak.

Survei yang berlangsung dari 1 April hingga 20 Juni 2026 dengan 1.200 responden di 38 provinsi mencatat hasil yang membanggakan di tiga indikator. Namun 17,6 persen yang belum menyatakan kepercayaan penuh adalah pengingat bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

PR yang paling besar adalah konsistensi. Bukan konsistensi dalam arti mempertahankan angka — melainkan konsistensi dalam kualitas pelayanan, integritas penegakan hukum, dan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berubah.

“Saya berharap seluruh jajaran POLRI punya kesadaran menjaga konsistensi kenaikan trend persepsi publik ini di masa depan, terutama dari aspek kepuasan publik dan citra positif terhadap institusi. Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara,” tegas Hasan Nasbi, Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Sabtu (27/6/2026).

PR setelah 82,4 persen bukan pekerjaan baru — ia adalah kelanjutan dari pekerjaan yang sudah menghasilkan angka membanggakan ini.