Jakarta – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kepolisian mengalami kenaikan yang terukur dalam survei Litbang Kompas 2026 — dari 65,1 persen pada tahun sebelumnya menjadi 67,6 persen. Kenaikan 2,5 poin ini mencerminkan perbaikan nyata yang dirasakan langsung oleh jutaan warga dalam interaksi mereka dengan Polri.

Survei yang dilaksanakan dari 1 April hingga 20 Juni 2026 ini menggunakan metode sampel acak berkala dengan melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi. Margin of error yang ditetapkan sebesar 2,8 persen menjamin akurasi hasil yang mencerminkan kondisi kepuasan masyarakat secara nasional.

Peningkatan kepuasan layanan ini tidak berdiri sendiri — ia berjalan seiring dengan naiknya kepercayaan publik ke 82,4 persen dan citra positif ke 71,5 persen. Ketiga indikator yang bergerak naik secara bersamaan menunjukkan perubahan yang sistemik dan menyeluruh.

“Saya ikut gembira melihat perkembangan trend persepsi publik terhadap POLRI. Dari tiga aspek yang dinilai, semuanya menunjukkan trend perbaikan penilaian yang layak diberi apresiasi. Modal kepercayaan publik terlihat sudah sangat baik. Tentu itu diperoleh dengan perjuangan yang tidak mudah. Tapi mempertahankan kepercayaan agar tetap tinggi juga butuh effort yang luar biasa,” ujar Hasan Nasbi, Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Sabtu (27/6/2026).

Respons positif dari lingkaran Istana ini menjadi sinyal bahwa pemerintah mengakui dan mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.