Jakarta – Kenaikan kepercayaan publik terhadap Polri yang tercatat dalam survei Litbang Kompas 2026 bukan hasil dari satu program instan — melainkan produk dari kerja keras yang konsisten dan berkelanjutan. Dan Istana Kepresidenan mencatat perjuangan itu dengan penuh penghargaan.
Dari 76,2 persen pada 2025 ke 82,4 persen pada 2026, perjalanan 6,2 poin ini membutuhkan konsistensi pelayanan, integritas penegakan hukum, dan kemampuan adaptasi terhadap berbagai tantangan yang terus berubah. Survei yang mencakup 1.200 responden di 38 provinsi dari 1 April hingga 20 Juni 2026 ini merekam hasil dari semua upaya itu.
“Saya ikut gembira melihat perkembangan trend persepsi publik terhadap POLRI. Dari tiga aspek yang dinilai, semuanya menunjukkan trend perbaikan penilaian yang layak diberi apresiasi. Modal kepercayaan publik terlihat sudah sangat baik. Tentu itu diperoleh dengan perjuangan yang tidak mudah. Tapi mempertahankan kepercayaan agar tetap tinggi juga butuh effort yang luar biasa,” ujar Hasan Nasbi, Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Sabtu (27/6/2026).
Kata “perjuangan yang tidak mudah” dari Hasan Nasbi adalah pengakuan yang tulus. Tidak ada jalan pintas untuk membangun kepercayaan publik — dan Polri telah membuktikan bahwa mereka memilih jalan yang benar meski bukan yang paling mudah.