Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan fakta mengejutkan tentang tingkat partisipasi olahraga masyarakat Indonesia yang masih sangat jauh tertinggal dibandingkan negara-negara maju. Fakta ini disampaikan dalam sambutan Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026).
Menurut Erick, Pekan Olahraga Polri memiliki nilai strategis karena turut berkontribusi dalam memasyarakatkan olahraga kepada masyarakat luas. Angka partisipasi olahraga yang masih rendah menjadi tantangan besar yang harus diatasi bersama oleh seluruh elemen bangsa.
“Yang menarik, saya mendapat laporan Pekan Olahraga Polri ini juga memasyarakatkan olahraga. Karena memang kita masih tertinggal. Jepang yang demografinya makin tua, partisipasi masyarakat berolahraganya sudah mencapai 72,9 persen. Indonesia partisipasinya baru 26,3 persen,” ujar Erick Thohir.
Kesenjangan yang sangat signifikan antara 26,3 persen dan 72,9 persen ini menunjukkan betapa besar pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Indonesia dalam membangun budaya olahraga. Pekan Olahraga Polri 2026 menjadi salah satu upaya konkret untuk mendorong peningkatan angka tersebut melalui pendekatan yang inklusif dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat.